Jumlah Ayat: 96
Surat Al Waaqi'ah terdiri atas 96 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Thaa Haa. Dinamai dengan Al Waaqi'ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi'ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
1 اِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُۙ
Iżā waqa‘atil-wāqi‘ah(tu).
Artinya
Apabila terjadi hari Kiamat (yang pasti terjadi),
2 لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ ۘ
Laisa liwaq‘atihā kāżibah(tun).
Artinya
tidak ada seorang pun yang (dapat) mendustakan terjadinya.
3 خَافِضَةٌ رَّافِعَةٌ
Khāfiḍatur rāfi‘ah(tun).
Artinya
(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain).
4 اِذَا رُجَّتِ الْاَرْضُ رَجًّاۙ
Iżā rujjatil-arḍu rajjā(n).
Artinya
Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya
5 وَّبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّاۙ
Wa bussatil-jibālu bassā(n).
Artinya
dan gunung-gunung dihancurkan sehancur-hancurnya,
6 فَكَانَتْ هَبَاۤءً مُّنْۢبَثًّاۙ
Fa kānat habā'am mumbaṡṡā(n).
Artinya
jadilah ia debu yang beterbangan.
7 وَّكُنْتُمْ اَزْوَاجًا ثَلٰثَةً ۗ
Wa kuntum azwājan ṡalāṡah(tan).
Artinya
Kamu menjadi tiga golongan,
8 فَاَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِ ەۙ مَآ اَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِ ۗ
Fa aṣḥābul-maimanah(ti), mā aṣḥābul-maimanah(ti).
Artinya
yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu
9 وَاَصْحٰبُ الْمَشْـَٔمَةِ ەۙ مَآ اَصْحٰبُ الْمَشْـَٔمَةِ ۗ
Wa aṣḥābul-masy'amah(ti), mā aṣḥābul-masy'amah(ti).
Artinya
dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu.
10 وَالسّٰبِقُوْنَ السّٰبِقُوْنَۙ
Was-sābiqūnas-sābiqūn(a).
Artinya
Selain itu, (golongan ketiga adalah) orang-orang yang paling dahulu (beriman). Merekalah yang paling dahulu (masuk surga).
11 اُولٰۤىِٕكَ الْمُقَرَّبُوْنَۚ
Ulā'ikal-muqarrabūn(a).
Artinya
Mereka itulah orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).
12 فِيْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ
Fī jannātin-na‘īm(i).
Artinya
(Mereka) berada dalam surga (yang penuh) kenikmatan.
13 ثُلَّةٌ مِّنَ الْاَوَّلِيْنَۙ
Ṡullatum minal-awwalīn(a).
Artinya
(Mereka adalah) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu
14 وَقَلِيْلٌ مِّنَ الْاٰخِرِيْنَۗ
Wa qalīlum minal-ākhirīn(a).
Artinya
dan sedikit dari orang-orang yang (datang) kemudian.
15 عَلٰى سُرُرٍ مَّوْضُوْنَةٍۙ
‘Alā sururim mauḍūnah(tin).
Artinya
(Mereka berada) di atas dipan-dipan yang bertatahkan emas dan permata
16 مُّتَّكِـِٕيْنَ عَلَيْهَا مُتَقٰبِلِيْنَ
Muttaki'īna ‘alaihā mutaqābilīn(a).
Artinya
seraya bersandar di atasnya saling berhadapan.
17 يَطُوْفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُّخَلَّدُوْنَۙ
Yaṭūfu ‘alaihim wildānum mukhalladūn(a).
Artinya
Mereka dikelilingi oleh anak-anak yang selalu muda
18 بِاَكْوَابٍ وَّاَبَارِيْقَۙ وَكَأْسٍ مِّنْ مَّعِيْنٍۙ
Bi'akwābiw wa abārīq(a), wa ka'sim mim ma‘īn(in).
Artinya
dengan (membawa) gelas, kendi, dan seloki (berisi minuman yang diambil) dari sumber yang mengalir.
19 لَّا يُصَدَّعُوْنَ عَنْهَا وَلَا يُنْزِفُوْنَۙ
Lā yuṣadda‘ūna ‘anhā wa lā yunzifūn(a).
Artinya
Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk.
20 وَفَاكِهَةٍ مِّمَّا يَتَخَيَّرُوْنَۙ
Wa fākihatim mimmā yatakhayyarūn(a).
Artinya
(Mereka menyuguhkan pula) buah-buahan yang mereka pilih
21 وَلَحْمِ طَيْرٍ مِّمَّا يَشْتَهُوْنَۗ
Wa laḥmi ṭairim mimmā yasytahūn(a).
Artinya
dan daging burung yang mereka sukai.
22 وَحُوْرٌ عِيْنٌۙ
Wa ḥūrun ‘īn(un).
Artinya
Ada bidadari yang bermata indah
23 كَاَمْثَالِ اللُّؤْلُؤِ الْمَكْنُوْنِۚ
Ka'amṡālil-lu'lu'il-maknūn(i).
Artinya
laksana mutiara yang tersimpan dengan baik
24 جَزَاۤءًۢ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Jazā'am bimā kānū ya‘malūn(a).
Artinya
sebagai balasan atas apa yang selama ini mereka kerjakan.
25 لَا يَسْمَعُوْنَ فِيْهَا لَغْوًا وَّلَا تَأْثِيْمًاۙ
Lā yasma‘ūna fīhā lagwaw wa lā ta'ṡīmā(n).
Artinya
Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia dan tidak (pula) percakapan yang menimbulkan dosa,
26 اِلَّا قِيْلًا سَلٰمًا سَلٰمًا
Illā qīlan salāman salāmā(n).
Artinya
kecuali (yang mereka dengar hanyalah) ucapan, “Salam… salam.”
27 وَاَصْحٰبُ الْيَمِيْنِ ەۙ مَآ اَصْحٰبُ الْيَمِيْنِۗ
Wa aṣḥābul-yamīn(i), mā aṣḥābul-yamīn(i).
Artinya
Golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu.
28 فِيْ سِدْرٍ مَّخْضُوْدٍۙ
Fī sidrim makhḍūd(in).
Artinya
(Mereka) berada di antara pohon bidara yang tidak berduri,
29 وَّطَلْحٍ مَّنْضُوْدٍۙ
Wa ṭalḥim manḍūd(in).
Artinya
pohon pisang yang (buahnya) bersusun-susun,
30 وَّظِلٍّ مَّمْدُوْدٍۙ
Wa ẓillim mamdūd(in).
Artinya
naungan yang terbentang luas,
31 وَّمَاۤءٍ مَّسْكُوْبٍۙ
Wa mā'im maskūb(in).
Artinya
air yang tercurah,
32 وَّفَاكِهَةٍ كَثِيْرَةٍۙ
Wa fākihatin kaṡīrah(tin).
Artinya
buah-buahan yang banyak
33 لَّا مَقْطُوْعَةٍ وَّلَا مَمْنُوْعَةٍۙ
Lā maqṭū‘atiw wa lā mamnū‘ah(tin).
Artinya
yang tidak berhenti berbuah dan tidak terlarang memetiknya,
34 وَّفُرُشٍ مَّرْفُوْعَةٍۗ
Wa furusyim marfū‘ah(tin).
Artinya
dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.
35 اِنَّآ اَنْشَأْنٰهُنَّ اِنْشَاۤءًۙ
Innā ansya'nāhunna insyā'ā(n).
Artinya
Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari itu) secara langsung,
36 فَجَعَلْنٰهُنَّ اَبْكَارًاۙ
Faja‘alnāhunna abkārā(n).
Artinya
lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan
37 عُرُبًا اَتْرَابًاۙ
‘Uruban atrābā(n).
Artinya
yang penuh cinta (lagi) sebaya umurnya,
38 لِّاَصْحٰبِ الْيَمِيْنِۗ
Li'aṣḥābil-yamīn(i).
Artinya
(diperuntukkan)bagi golongan kanan,
39 ثُلَّةٌ مِّنَ الْاَوَّلِيْنَۙ
Ṡullatum minal-awwalīn(a).
Artinya
(yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu
40 وَثُلَّةٌ مِّنَ الْاٰخِرِيْنَۗ ࣖ
Wa ṡullatum minal-ākhirīn(a).
Artinya
dan segolongan besar (pula) dari orang-orang yang kemudian.
41 وَاَصْحٰبُ الشِّمَالِ ەۙ مَآ اَصْحٰبُ الشِّمَالِۗ
Wa aṣḥābusy-syimāl(i), mā aṣḥābusy-syimāl(i).
Artinya
Golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu.
42 فِيْ سَمُوْمٍ وَّحَمِيْمٍۙ
Fī samūmiw wa ḥamīm(in).
Artinya
(Mereka berada) dalam siksaan angin yang sangat panas, air yang mendidih,
43 وَّظِلٍّ مِّنْ يَّحْمُوْمٍۙ
Wa ẓillim miy yaḥmūm(in).
Artinya
dan naungan asap hitam
44 لَّا بَارِدٍ وَّلَا كَرِيْمٍ
Lā bāridiw wa lā karīm(in).
Artinya
yang tidak sejuk dan tidak menyenangkan.
45 اِنَّهُمْ كَانُوْا قَبْلَ ذٰلِكَ مُتْرَفِيْنَۚ
Innahum kānū qabla żālika mutrafīn(a).
Artinya
Sesungguhnya mereka sebelum ituhidup bermewah-mewah.
46 وَكَانُوْا يُصِرُّوْنَ عَلَى الْحِنْثِ الْعَظِيْمِۚ
Wa kānū yuṣirrūna ‘alal-ḥinṡil-‘aẓīm(i).
Artinya
Mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar.
47 وَكَانُوْا يَقُوْلُوْنَ ەۙ اَىِٕذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَبْعُوْثُوْنَۙ
Wa kānū yaqūlūn(a), a'iżā mitnā wa kunnā turābaw wa ‘iẓāman a'innā lamab‘ūṡūn(a).
Artinya
Mereka berkata, “Apabila kami telahmati menjadi tanah dan tulang-belulang,apakah kami benar-benar akan dibangkitkan (kembali)?
48 اَوَاٰبَاۤؤُنَا الْاَوَّلُوْنَ
Awa'ābā'unal-awwalūn(a).
Artinya
Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (akan dibangkitkan pula)?”
49 قُلْ اِنَّ الْاَوَّلِيْنَ وَالْاٰخِرِيْنَۙ
Qul innal-awwalīna wal-ākhirīn(a).
Artinya
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian
50 لَمَجْمُوْعُوْنَۙ اِلٰى مِيْقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُوْمٍ
Lamajmū‘ūn(a), ilā mīqāti yaumim ma‘lūm(in).
Artinya
benar-benar akan dikumpulkan pada waktu tertentu, yaitu hari yang sudah diketahui.
51 ثُمَّ اِنَّكُمْ اَيُّهَا الضَّاۤ لُّوْنَ الْمُكَذِّبُوْنَۙ
Ṡumma innakum ayyuhaḍ-ḍāllūnal-mukażżibūn(a).
Artinya
Kemudian, sesungguhnya kamu, wahai orang-orang sesat lagi pendusta,
52 لَاٰكِلُوْنَ مِنْ شَجَرٍ مِّنْ زَقُّوْمٍۙ
La'ākilūna min syajarim min zaqqūm(in).
Artinya
pasti akan memakan pohon zaqum.
53 فَمَالِـُٔوْنَ مِنْهَا الْبُطُوْنَۚ
Fa māli'ūna minhal-buṭūn(a).
Artinya
Lalu, kamu akan memenuhi perut-perutmu dengannya.
54 فَشٰرِبُوْنَ عَلَيْهِ مِنَ الْحَمِيْمِۚ
Fasyāribūna ‘alaihi minal-ḥamīm(i).
Artinya
Setelah itu, untuk penawarnya (zaqum) kamu akan meminum air yang sangat panas.
55 فَشٰرِبُوْنَ شُرْبَ الْهِيْمِۗ
Fa syāribūna syurbal-hīm(i).
Artinya
Maka, kamu minum bagaikan unta yang sangat haus.
56 هٰذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ الدِّيْنِۗ
Hāżā nuzuluhum yaumad-dīn(i).
Artinya
Inilah hidangan (untuk) mereka pada hari Pembalasan.”
57 نَحْنُ خَلَقْنٰكُمْ فَلَوْلَا تُصَدِّقُوْنَ
Naḥnu khalaqnākum falau lā tuṣaddiqūn(a).
Artinya
Kami telah menciptakanmu. Mengapa kamu tidak membenarkan (hari Kebangkitan)?
58 اَفَرَءَيْتُمْ مَّا تُمْنُوْنَۗ
Afa ra'aitum mā tumnūn(a).
Artinya
Apakah kamu memperhatikan apa yang kamu pancarkan (sperma)?
59 ءَاَنْتُمْ تَخْلُقُوْنَهٗٓ اَمْ نَحْنُ الْخٰلِقُوْنَ
A'antum takhluqūnahū am naḥnul-khāliqūn(a).
Artinya
Apakah kamu yang menciptakannya atau Kami Penciptanya?
60 نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ الْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوْقِيْنَۙ
Naḥnu qaddarnā bainakumul-mauta wa mā naḥnu bimasbūqīn(a).
Artinya
Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami tidak lemah
61 عَلٰٓى اَنْ نُّبَدِّلَ اَمْثَالَكُمْ وَنُنْشِئَكُمْ فِيْ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ
‘Alā an nubaddila amṡālakum wa nunsyi'akum fī mā lā ta‘lamūn(a).
Artinya
untuk mengubah bentukmu (di hari Kiamat) dan menciptakanmu kelak dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.
62 وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ النَّشْاَةَ الْاُوْلٰى فَلَوْلَا تَذَكَّرُوْنَ
Wa laqad ‘alimtumun-nasy'atal-ūlā falau lā tażakkarūn(a).
Artinya
Sungguh, kamu benar-benar telah mengetahui penciptaan yang pertama. Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?
63 اَفَرَءَيْتُمْ مَّا تَحْرُثُوْنَۗ
Afara'aitum mā taḥruṡūn(a).
Artinya
Apakah kamu memperhatikan benih yang kamu tanam?
64 ءَاَنْتُمْ تَزْرَعُوْنَهٗٓ اَمْ نَحْنُ الزّٰرِعُوْنَ
A'antum tazra‘ūnahū am naḥnuz-zāri‘ūn(a).
Artinya
Apakah kamu yang menumbuhkannya atau Kami yang menumbuhkan?
65 لَوْ نَشَاۤءُ لَجَعَلْنٰهُ حُطَامًا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُوْنَۙ
Lau nasyā'u laja‘alnāhu ḥuṭāman fa ẓaltum tafakkahūn(a).
Artinya
Seandainya Kami berkehendak, Kami benar-benar menjadikannya hancur sehingga kamu menjadi heran tercengang,
66 اِنَّا لَمُغْرَمُوْنَۙ
Innā lamugramūn(a).
Artinya
(sambil berkata,) “Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian.
67 بَلْ نَحْنُ مَحْرُوْمُوْنَ
Bal naḥnu maḥrūmūn(a).
Artinya
Bahkan, kami tidak mendapat hasil apa pun.”
68 اَفَرَءَيْتُمُ الْمَاۤءَ الَّذِيْ تَشْرَبُوْنَۗ
Afa ra'aitumul-mā'al-lażī tasyrabūn(a).
Artinya
Apakah kamu memperhatikan air yang kamu minum?
69 ءَاَنْتُمْ اَنْزَلْتُمُوْهُ مِنَ الْمُزْنِ اَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُوْنَ
A'antum anzaltumūhu minal-muzni am naḥnul-munzilūn(a).
Artinya
Apakah kamu yang menurunkannya dari awan atau Kami yang menurunkan?
70 لَوْ نَشَاۤءُ جَعَلْنٰهُ اُجَاجًا فَلَوْلَا تَشْكُرُوْنَ
Lau nasyā'u ja‘alnāhu ujājan falau lā tasykurūn(a).
Artinya
Seandainya Kami berkehendak, Kami menjadikannya asin. Mengapa kamu tidak bersyukur?
71 اَفَرَءَيْتُمُ النَّارَ الَّتِيْ تُوْرُوْنَۗ
Afa ra'aitumun-nāral-latī tūrūn(a).
Artinya
Apakah kamu memperhatikan api yang kamu nyalakan?
72 ءَاَنْتُمْ اَنْشَأْتُمْ شَجَرَتَهَآ اَمْ نَحْنُ الْمُنْشِـُٔوْنَ
A'antum ansya'tum syajaratahā am naḥnul-munsyi'ūn(a).
Artinya
Apakah kamu yang menumbuhkan kayunya atau Kami yang menumbuhkan?
73 نَحْنُ جَعَلْنٰهَا تَذْكِرَةً وَّمَتَاعًا لِّلْمُقْوِيْنَۚ
Naḥnu ja‘alnāhā tażkirataw wa matā‘al lil-muqwīn(a).
Artinya
Kami menjadikannya (api itu) sebagai peringatan dan manfaat bagi para musafir.
74 فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيْمِ ࣖ
Fa sabbiḥ bismi rabbikal-‘aẓīm(i).
Artinya
Maka, bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Maha Agung.
75 ۞ فَلَآ اُقْسِمُ بِمَوٰقِعِ النُّجُوْمِ
Falā uqsimu bimawāqi‘in-nujūm(i).
Artinya
Aku bersumpah demi tempat beredarnya bintang-bintang.
76 وَاِنَّهٗ لَقَسَمٌ لَّوْ تَعْلَمُوْنَ عَظِيْمٌۙ
Wa innahū laqasamul lau ta‘lamūna ‘aẓīm(un).
Artinya
Sesungguhnya itu benar-benar sumpah yang sangat besar seandainya kamu mengetahui.
77 اِنَّهٗ لَقُرْاٰنٌ كَرِيْمٌۙ
Innahū laqur'ānun karīm(un).
Artinya
Sesungguhnya ia benar-benar Al-Qur’an yang sangat mulia,
78 فِيْ كِتٰبٍ مَّكْنُوْنٍۙ
Fī kitābim maknūn(in).
Artinya
dalam Kitab yang terpelihara.
79 لَّا يَمَسُّهٗٓ اِلَّا الْمُطَهَّرُوْنَۗ
Lā yamassuhū illal-muṭahharūn(a).
Artinya
Tidak ada yang menyentuhnya, kecuali para hamba (Allah) yang disucikan.
80 تَنْزِيْلٌ مِّنْ رَّبِّ الْعٰلَمِيْنَ
Tanzīlum mir rabbil-‘ālamīn(a).
Artinya
(Al-Qur’an) diturunkan dari Tuhan seluruh alam.
81 اَفَبِهٰذَا الْحَدِيْثِ اَنْتُمْ مُّدْهِنُوْنَۙ
Afa biḥāżal-ḥadīṡi antum mudhinūn(a).
Artinya
Apakah kamu menganggap remeh berita ini (Al-Qur’an)
82 وَتَجْعَلُوْنَ رِزْقَكُمْ اَنَّكُمْ تُكَذِّبُوْنَ
Wa taj‘alūna rizqakum annakum tukażżibūn(a).
Artinya
dan kamu menjadikan rezeki yang kamu terima (dari Allah) justru untuk mendustakan (Al-Qur’an)?
83 فَلَوْلَآ اِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُوْمَۙ
Falau lā iżā balagatil-ḥulqūm(a).
Artinya
Kalau begitu, mengapa (kamu) tidak (menahan nyawa) ketika telah sampai di kerongkongan,
84 وَاَنْتُمْ حِيْنَىِٕذٍ تَنْظُرُوْنَۙ
Wa antum ḥīna'iżin tanẓurūn(a).
Artinya
padahal kamu ketika itu melihat (orang yang sedang sekarat)?
85 وَنَحْنُ اَقْرَبُ اِلَيْهِ مِنْكُمْ وَلٰكِنْ لَّا تُبْصِرُوْنَ
Wa naḥnu aqrabu ilaihi minkum wa lākil lā tubṣirūn(a).
Artinya
Kami lebih dekat kepadanya (orang yang sedang sekarat) daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat.
86 فَلَوْلَآ اِنْ كُنْتُمْ غَيْرَ مَدِيْنِيْنَۙ
Falau lā in kuntum gaira madīnīn(a).
Artinya
Maka, mengapa jika kamu tidak diberi balasan,
87 تَرْجِعُوْنَهَآ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
Tarji‘ūnahā in kuntum ṣādiqīn(a).
Artinya
kamu tidak mengembalikannya (nyawa itu) jika kamu orang-orang yang benar?
88 فَاَمَّآ اِنْ كَانَ مِنَ الْمُقَرَّبِيْنَۙ
Fa ammā in kāna minal-muqarrabīn(a).
Artinya
Jika dia (orang yang mati) itu termasuk yang didekatkan (kepada Allah),
89 فَرَوْحٌ وَّرَيْحَانٌ ەۙ وَّجَنَّتُ نَعِيْمٍ
Fa rauḥuw wa raiḥān(un), wa jannatu na‘īm(in).
Artinya
dia memperoleh ketenteraman, rezeki, dan surga (yang penuh) kenikmatan.
90 وَاَمَّآ اِنْ كَانَ مِنْ اَصْحٰبِ الْيَمِيْنِۙ
Wa ammā in kāna min aṣḥābil-yamīn(i).
Artinya
Jika dia (termasuk) golongan kanan,
91 فَسَلٰمٌ لَّكَ مِنْ اَصْحٰبِ الْيَمِيْنِۗ
Fa salāmul laka min aṣḥābil-yamīn(i).
Artinya
“Salam bagimu” dari (sahabatmu,) golongan kanan.
92 وَاَمَّآ اِنْ كَانَ مِنَ الْمُكَذِّبِيْنَ الضَّاۤلِّيْنَۙ
Wa ammā in kāna minal-mukażżibīnaḍ-ḍāllīn(a).
Artinya
Jika dia termasuk golongan para pendusta lagi sesat,
93 فَنُزُلٌ مِّنْ حَمِيْمٍۙ
Fa nuzulum min ḥamīm(in).
Artinya
jamuannya berupa air mendidih
94 وَّتَصْلِيَةُ جَحِيْمٍ
Wa taṣliyatu jaḥīm(in).
Artinya
dan dibakar oleh (neraka) Jahim.
95 اِنَّ هٰذَا لَهُوَ حَقُّ الْيَقِيْنِۚ
Inna hāżā lahuwal-ḥaqqul-yaqīn(i).
Artinya
Sesungguhnya ini benar-benar merupakan hakulyakin.
96 فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيْمِ ࣖ
Fa sabbiḥ bismi rabbikal-‘aẓīm(i).
Artinya
Maka, bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Maha Agung.